Diduga Pasien Penyakit Jantung Diberi Suntikan Obat Diabetes, Pelayanan RS Hamba Muara Bulian Disorot

BATANG HARI, gematrandingnews.com – Pelayanan RSUD Hamba Muara Bulian kembali menjadi sorotan. Kali ini, pihak keluarga seorang pasien bernama Masnita, warga Desa Bajubang Laut RT 06, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, mempertanyakan tindakan medis yang diterima saat menjalani perawatan.

Masnita diketahui tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut karena dikabarkan mengalami penyakit jantung. Namun, pihak keluarga mengaku mempertanyakan pemberian suntikan yang disebut sebagai obat untuk penyakit diabetes.

Menurut keterangan keluarga, suntikan tersebut diberikan oleh seorang perawat pada Sabtu malam 22/08/26, sekitar pukul 19.00 WIB saat Masnita masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hamba Muara Bulian.

Pihak keluarga mengaku bingung dan mempertanyakan alasan pemberian suntikan tersebut, mengingat pasien sebelumnya disebut mengalami keluhan yang berkaitan dengan penyakit jantung.
“Sekitar Sabtu malam pukul 19.00 WIB, suntikan itu diberikan oleh perawat. Kami mempertanyakan obat apa yang diberikan dan apa alasan medisnya,” ungkap pihak keluarga.

Keluarga berharap pihak rumah sakit memberikan penjelasan secara terbuka mengenai nama obat yang disuntikkan, dosis, indikasi pemberian, serta berdasarkan hasil pemeriksaan apa obat tersebut diberikan kepada pasien.

Meski demikian, informasi mengenai suntikan tersebut masih berdasarkan keterangan pihak keluarga dan belum dapat disimpulkan sebagai kesalahan medis. Pemberian obat tertentu kepada pasien dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan medis yang tidak selalu berkaitan langsung dengan penyakit utama yang dikeluhkan pasien.

Karena itu, pihak Rumah Sakit Hamba Muara Bulian diharapkan memberikan klarifikasi agar persoalan tersebut tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi manajemen Rumah Sakit Hamba Muara Bulian maupun tenaga medis yang menangani Masnita. (Red)

Exit mobile version