banner 728x250

KA Bandara Tabrak Truk Kontainer di Perlintasan Poris, Operasional Terganggu Total

banner 120x600
banner 468x60

Tangerang, gematrandingnews.com – Kecelakaan hebat terjadi di perlintasan antara Stasiun Poris dan Batu Ceper, Kota Tangerang, Jumat pagi (20/2/2026).

Insiden melibatkan Commuter Line KA 806A tujuan Bandara Soekarno-Hatta dengan satu unit truk kontainer.

banner 325x300

Tabrakan keras tersebut menyebabkan bagian depan rangkaian kereta mengalami kerusakan parah hingga posisi kereta miring dan sebagian keluar dari rel.
Akibat kejadian ini, operasional perjalanan kereta langsung terganggu. Pihak KAI Commuter terpaksa melakukan penyesuaian besar-besaran.

Layanan Commuter Line relasi Duri Tangerang hanya beroperasi sampai Stasiun Rawa Buaya. Sementara perjalanan KA Bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta dihentikan sementara.

Melalui pernyataan resmi di media sosial, KAI Commuter membenarkan adanya gangguan operasional.
“Terdapat gangguan operasional pada KA 806A Commuterline Bandara di antara Stasiun Poris–Batu Ceper imbas tertemper truk, dan sedang ditangani oleh petugas,” tulis keterangan resmi.

Pantauan di lokasi, truk kontainer berwarna oranye masih berada di jalur rel dan menghalangi evakuasi. Rangkaian kereta yang melintang di perlintasan memicu kemacetan panjang di sekitar kawasan Poris. Sejumlah kendaraan terjebak dan terpaksa memutar arah karena akses jalan tertutup total.

Insiden ini kembali menyoroti lemahnya keselamatan di perlintasan sebidang. Kecelakaan serupa kerap terjadi akibat kelalaian pengendara maupun minimnya fasilitas pengamanan di titik rawan.
Pengamat transportasi menilai pemerintah perlu mempercepat pemasangan palang pintu otomatis, sistem peringatan dini, serta peningkatan pengawasan di perlintasan aktif. Selain itu, penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas di jalur kereta dinilai masih lemah.

Kecelakaan ini menjadi pengingat serius akan pentingnya disiplin berlalu lintas di sekitar rel kereta api. Kepatuhan terhadap rambu dan kewaspadaan tinggi dinilai sebagai faktor utama mencegah tragedi serupa.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses evakuasi rangkaian dan normalisasi jalur. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi terkait jadwal perjalanan kereta sebelum beraktivitas.
(RB)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *