Batang hari , gematrandingnews.com– Upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat adat terus dilakukan melalui pendekatan komunikasi, silaturahmi, serta pembinaan teritorial yang humanis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan, memperkuat persatuan, dan mendorong kehidupan masyarakat yang harmonis di wilayah Provinsi Jambi.
Dalam rangka tersebut, Perwira Penghubung (Pabung) Batanghari Mayor Inf Widi Purwoko, S.E., mendampingi sekaligus menyambut Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Nyamin, S.I.P., M.M., dalam kegiatan silaturahmi bersama Suku Anak Dalam (SAD) se-Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 0433/Batanghari, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh para pimpinan SAD (Tumenggung) ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat hubungan antara TNI dan komunitas Suku Anak Dalam. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin kedekatan yang semakin kuat sehingga berbagai kebutuhan, aspirasi, dan kondisi masyarakat dapat dipahami melalui komunikasi langsung.
Suku Anak Dalam merupakan kelompok masyarakat adat yang hidup di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi dan memiliki tradisi, adat istiadat, serta pola kehidupan yang khas. Oleh karena itu, pendekatan kepada masyarakat SAD perlu dilakukan dengan menghormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang mereka junjung.
Pembinaan terhadap masyarakat Suku Anak Dalam menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter) TNI. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan tanpa mengabaikan identitas budaya masyarakat adat.
Dalam kegiatan tersebut, silaturahmi bersama sekitar 800 warga SAD menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat adat. Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan pengukuhan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Nyamin sebagai Bapak Raja Pagar Alam, sebuah gelar adat yang diberikan oleh masyarakat SAD di Jambi.
Pemberian gelar tersebut menjadi simbol penghormatan dan kedekatan masyarakat adat kepada Danrem 042/Gapu. Momentum ini sekaligus mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang dilandasi rasa saling menghormati, kepercayaan, serta penghargaan terhadap adat dan budaya setempat.
Hadir juga pada kegiatan tersebut, dandim 0415/Jambi, 0416/Bute, 0420/Sarko, bupati Sarolangun, Batanghari dan bupati Muaro Jambi, Kapolres Batanghari, Kapolres Ma Jambi dan Sarolangun serta undangan lainnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat Suku Anak Dalam semakin erat, komunikasi berjalan lebih baik, serta tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen TNI dalam melaksanakan pembinaan teritorial secara humanis guna memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Provinsi Jambi. (ADV)
