banner 728x250

Viral! Oknum Perwira Polda Sumbar Diduga Pukul Pengendara Usai Disalip, Propam Turun Tangan

banner 120x600
banner 468x60

SUMATERA BARAT, gematrandingnews.com – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara pengendara mobil dengan seorang oknum perwira polisi di jalan raya viral di media sosial.

Dilansir dari Tribun Medan, oknum perwira tersebut disebut merupakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Teddy Fanani.

banner 325x300

Dalam video yang beredar, terjadi perselisihan antara Kombes Teddy dengan pengendara mobil bernama Bill Irzano, yang diketahui merupakan pekerja pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut bermula ketika dirinya hendak menjemput seorang pejabat di Bandara Internasional Minangkabau.

Bill mengaku saat perjalanan kondisi jalan sedang lengang. Ia kemudian menyalip kendaraan yang diduga dikemudikan Kombes Teddy dari sisi kiri.

Bill menduga aksi tersebut membuat Kombes Teddy terkejut hingga kemudian kendaraannya diberhentikan.
Menurut pengakuan Bill, setelah kendaraan berhenti, dirinya diduga dikeroyok oleh empat orang yang berada di dalam kendaraan Kombes Teddy. Ia mengaku telah beberapa kali meminta maaf atas kejadian tersebut.

Peristiwa itu kemudian direkam dan videonya beredar luas di media sosial hingga menjadi perhatian publik.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran.

Kapolda juga telah meminta Divisi Propam untuk menindaklanjuti dan memeriksa dugaan pelanggaran yang terjadi.
“Tidak ada toleransi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran,” demikian sikap tegas Kapolda Sumbar sebagaimana diberitakan.

Hingga proses pemeriksaan selesai, dugaan pemukulan dan pengeroyokan tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan pemeriksaan oleh Propam serta pihak terkait.

Publik kini menunggu transparansi penanganan perkara tersebut, terutama karena pihak yang disebut dalam video merupakan pejabat kepolisian berpangkat perwira menengah.
(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *