Jambi, gematrandingnews.com – Keberadaan ORIS Cafe yang berlokasi di kawasan Taman Jaksa, Kota Jambi, menjadi sorotan sejumlah warga. Lokasinya yang berada tidak jauh dari rumah dinas Wakapolda Jambi dan rumah dinas Wali Kota Jambi dinilai menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kemacetan hingga dugaan aktivitas yang dianggap tidak sesuai dengan konsep kafe pada umumnya, Kamis 25/06/26.
Berdasarkan keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, aktivitas pengunjung di ORIS Cafe kerap menyebabkan kemacetan di sepanjang ruas jalan sekitar lokasi. Warga menilai kondisi tersebut terjadi karena terbatasnya lahan parkir yang tersedia, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa parkir di bahu jalan.
“Dalam waktu tertentu, kendaraan pengunjung sampai memadati badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar salah seorang warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan banyak kendaraan terparkir di sekitar area kafe. Kondisi ini disebut warga sering menimbulkan antrean kendaraan, terutama pada malam hari dan akhir pekan.
Selain persoalan parkir, beredar pula dugaan adanya pengunjung yang menggunakan vape yang diduga berisi zat terlarang. Namun demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi maupun hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum terkait dugaan tersebut.
Di sisi lain, ORIS Cafe juga menjadi perhatian karena disebut kerap menghadirkan hiburan musik DJ hingga larut malam. Beberapa warga menilai konsep hiburan yang ditampilkan, termasuk penampilan sejumlah perempuan dengan busana yang dianggap minim, memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik mengenai pengawasan terhadap operasional tempat hiburan yang berada di wilayah Kota Jambi, terlebih di tengah slogan daerah yang dikenal dengan sebutan “Kota Beradat”.
Masyarakat berharap instansi terkait, baik Pemerintah Kota Jambi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, maupun aparat penegak hukum dapat melakukan pengecekan terhadap perizinan, pengelolaan parkir, serta aktivitas yang berlangsung di lokasi guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak ORIS Cafe belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai keluhan dan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. (Red)


















